

Desa Ciruas Gelar Kegiatan Tantri: Selamatkan Ibu dan Buah Hati
Desa Ciruas, 17 November 2025– Pemerintah Desa Ciruas bersama Puskesmas Ciruas dan kader kesehatan setempat gencar melaksanakan kegiatan Tantri (Temukan, Analisa, Talaksana Ibu Hamil dan Nifas Risiko Tinggi). Inisiatif strategis ini merupakan langkah nyata desa dalam upaya memutus rantai risiko dan menekan angka kematian ibu (AKI) serta angka kematian bayi (AKB) di wilayah Desa Ciruas.
Apa Itu Tantri?
Tantri adalah program terpadu yang berfokus pada identifikasi dini dan penanganan cepat terhadap ibu hamil dan ibu pada masa nifas yang tergolong memiliki risiko tinggi. Tujuannya adalah memastikan setiap ibu dan bayi mendapatkan perhatian medis yang optimal sebelum, selama, dan setelah persalinan.
Temukan: Mengidentifikasi secara aktif ibu hamil dan nifas yang memiliki faktor risiko tinggi (misalnya, usia terlalu muda/tua, riwayat penyakit, jarak kehamilan terlalu dekat, atau kondisi kesehatan khusus).
Analisa: Melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan konsultasi untuk memahami tingkat dan jenis risiko yang dihadapi.
Talaksana (Tatalaksana): Memberikan penanganan atau tindakan medis yang tepat dan cepat, termasuk rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai (Rumah Sakit) jika diperlukan.
Kepala Desa Ciruas, menyampaikan harapannya agar program Tantri dapat berjalan maksimal. “Keselamatan ibu dan bayi adalah prioritas utama kita. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya suami dan keluarga, untuk aktif mendukung ibu hamil dan nifas, serta tidak ragu melaporkan jika ada tanda-tanda yang mencurigakan kepada Bidan Desa atau kader terdekat,” .
Kegiatan Tantri ini mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama para ibu yang merasa lebih diperhatikan dan mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait kehamilan dan persalinan yang aman. Dengan program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin serta peran aktif keluarga dan kader dalam mendampingi ibu hamil dan nifas, khususnya yang berisiko tinggi.